Sepuluh Sapi dan Satu Kambing Disalurkan RSUP Kandou Pasca Sholat Idul Adha

Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia merayakan Idul Adha sebagai bentuk pengorbanan dan rasa syukur kepada Allah SWT. Salah satu momen penting dalam perayaan ini adalah pelaksanaan sholat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban. Di Manado, tepatnya di RSUP Kandou, perayaan ini berlangsung dengan penuh hikmat dan khidmat, menandai tidak hanya ibadah tetapi juga semangat kebersamaan di antara sesama. Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai pelaksanaan sholat Idul Adha di RSUP Kandou dan kegiatan kurban yang dilakukan pasca sholat, termasuk jenis hewan yang disalurkan dan makna di baliknya.
Penyelenggaraan Sholat Idul Adha di RSUP Kandou
Pada tanggal 27 Mei, pelaksanaan sholat Idul Adha 1447 Hijriah diadakan di halaman Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado. Ustadz Triyanto Tamu bertindak sebagai Imam, sementara Ustadz Taufiq Adam, SE, M.HI, berperan sebagai Khatib. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai kalangan, menciptakan suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan dalam merayakan Hari Raya Kurban.
Makna Sholat Idul Adha
Sholat Idul Adha merupakan ibadah sunnah muakkadah yang dilaksanakan setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Aktivitas ini bukan sekadar rutinitas, tetapi juga sebagai ekspresi syukur dan ketaatan kepada Allah SWT. Selain itu, sholat ini mengajarkan kita untuk meneladani ketulusan dan keikhlasan Nabi Ibrahim AS serta putranya, Nabi Ismail AS, dalam melaksanakan perintah Allah.
Kegiatan Pemotongan Hewan Kurban
Setelah sholat selesai, dilanjutkan dengan pemotongan hewan kurban yang diselenggarakan oleh Badan Takmirul Masjid Assyifa RSUP Kandou. Kegiatan ini dipimpin oleh Direktur Perencanaan Keuangan RSUP Kandou, Ekwanto, SE, Ak.MM, yang mewakili Direktur Utama. Ia didampingi oleh Ketua BTM Assyifa, Muhammad Sahroni, dan pengurus lainnya, yang berkolaborasi dalam melaksanakan kegiatan suci ini.
Hewan Kurban yang Disalurkan
Tahun ini, kegiatan kurban di RSUP Kandou ditandai dengan penyembelihan sepuluh ekor sapi dan satu ekor kambing. Hewan-hewan tersebut merupakan sumbangan dari beberapa pihak, termasuk Ketua Dewan Pengawas RSUP Kandou, drg. Yuli Astuti Saripawan, serta Direktur Utama, Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP(K)FIHA, MARS. Selain itu, ada juga dukungan dari mitra kerja Bank BRI dan beberapa individu yang berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Nilai Kemanusiaan dan Kebersamaan
Ekwanto menyatakan bahwa selain menjadi ibadah, pelaksanaan kurban ini juga mengajarkan nilai-nilai kebersamaan dan kekeluargaan. Ia menekankan pentingnya berbagi dengan sesama dan menunjukkan ketakwaan kita dalam melaksanakan salah satu perintah Allah SWT, yaitu berkurban. Kegiatan ini bukan hanya untuk memenuhi kewajiban agama, tetapi juga sebagai momen untuk mempererat hubungan antar sesama.
Pengelolaan Kegiatan Kurban
Tahun ini, panitia kegiatan kurban dipimpin oleh Ns. Resa Pahlevi Ramadi, S.Kep, yang mengatur agar seluruh proses berlangsung dengan baik dan teratur. Daging kurban yang dihasilkan kemudian dibagikan kepada pegawai RSUP Kandou, mitra kerja, serta masyarakat sekitar yang berhak menerima. Harapannya, kegiatan kurban ini dapat terus dilaksanakan di tahun-tahun mendatang, membuat tradisi berbagi ini semakin kuat di tengah masyarakat.
Momen Penuh Berkah
Dengan semangat Idul Adha, mari kita semua mempererat silaturahmi dan saling berbagi kebahagiaan kepada mereka yang membutuhkan. Momen ini mengingatkan kita akan pentingnya keikhlasan dan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah dan kurban kita semua, serta melimpahkan kesehatan, kedamaian, dan keberkahan dalam hidup kita.
Dari pelaksanaan sholat Idul Adha hingga kegiatan pemotongan hewan kurban, seluruh proses mencerminkan nilai-nilai luhur dalam agama Islam. Semoga setiap langkah yang diambil menjadi berkah bagi semua pihak yang terlibat, dan semoga kita dapat terus meneruskan tradisi baik ini di masa yang akan datang. Mari kita sambut setiap kesempatan untuk berkurban dan berbagi, sebagai wujud pengabdian kita kepada Tuhan dan sesama umat manusia.






